“Penertiban Rute Jalan di FBSB UNY”

 Esy rowinda & Nony Nur.

31 Oktober 2023


    Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta

memiliki ikon bundaran yang berada ditengah-tengah menuju masuknya ke fakultas

bahasa seni dan budaya. Tidak hanya sebagai hiasan atau ikonik saja, tetapi,

bundaran itu berfungsi sebagai tempat pemisah jalur jalan agar tidak saling

bertabrakan ketika mahasiswa maupun dosen melalui jalur itu, karena pintu gerbang

untuk menuju FBSB tidak hanya satu gerbang saja melainkan ada tiga pintu yang

nantinya titik temunya berada di bundaran FBSB tersebut.

    

Baru-baru ini mulai lagi ditertibkan jalan sesuai arah pada tanda panah. Jadi

walaupun dari pintu masuk bisa langsung belok ke kiri, hal ini tidak dapat dilakukan

lagi karena harus berputar sesuai dengan tanda panah. Namun, masih banyak

mahasiswa yang belum mematuhi aturan rute jalan tersebut. Oleh karena itu, mulai

bulan September 2023 mulai diberlakukan tata tertib dalam melakukan rute jalan

yang benar sesuai dengan panah penunjuk jalan yang tertera dalam bunderan ikonik

FBSB tersebut. Cara untuk menertibkan mahasiswa atau dosen adalah dengan

setiap pagi dijaga oleh satu satpam untuk mengawasi orang yang lewat dengan kendaraan agar tertib dalam melakukan rute jalan yang benar. Terdapat pula cone

pembatas guna membantu menutup jalan agar tidak dilewati oleh kendaraan,

“Kenapa hal ini baru diterapkan pada tahun ini karena, dulu FBSB masih

kekurangan personil satpam, dan baru tahun ini ada tambahan satpam,” Kata Affan,

satpam FBSB (31/10/2023).


Pernah terjadi pelanggaran yang dilakukan mahasiswa, di mana ia tidak mengikuti

tanda panah dan langsung nyelonong masuk fakultas, lalu dikejarlah ia oleh satpam

yang bertugas pada tanggal . “Sebetulnya mahasiswa dikejar oleh satpam jika tidak

mematuhi rute jalan itu tidak untuk dimarahi, melainkan diberitahu agar tertib arus

rute jalan yang sudah ditetapkan oleh fakultas.” Ujar Affan.

Pemberlakuan tersebut hanya dilakukan ketika pagi hari saja. Hal ini karena saat

sore hari tepatnya mulai pukul 16.30 WIB sudah diberlakukan sistem satu arah dan

gerbang ditutup satu, sehingga tidak perlu penjagaan khusus dan warga fakultas

otomatis akan patuh terhadap rambu.

Diharapkan dengan adanya penertiban tersebut mahasiswa maupun warga dalam

lingkup fakultas bahasa, seni, dan budaya dapat mematuhi aturan yang telah

ditetapkan demi ketertiban dan keselamatan bersama.


Affan juga menyebutkan bila sebetulnya memang tidak pernah terjadi kecelakaan

atau tabrak saling tabrak walaupun banyak yang tidak mengendarai sesuai rute yang

ditentukan, tapi demi menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan lebih

baik diberlakukan penertiban oleh satpam setiap pagi. Penjagaan oleh satpam ini

membawa dampak positif bagi FBSB karena sebagian besar warga fakultas sudah

bisa berkendara sesuai arah walaupun tidak ada satpam yang berjaga.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer